Harga Coklat Tembus Rp 100.000 per Kilogram, Petani Tabona Diliputi Bahagia

Publiknesia.com – Desa Tabona, Kabupaten Pulau Taliabu, baru saja mencatatkan sejarah manis. Untuk pertama kalinya, harga coklat di desa ini menembus angka Rp 100.000 per kilogram.

Kabar ini disambut dengan sukacita oleh seluruh masyarakat di wilayah Taliabu Selatan, yang mayoritas bergantung pada pertanian coklat untuk mata pencaharian mereka.

“Saya seperti bermimpi, pertama kali sejak saya kecil hingga sekarang, baru merasakan harga coklat bisa setinggi ini,” ungkap La Lobe (30), seorang petani coklat dengan mata berbinar.

“Dengan harga yang lebih tinggi, kami bisa meningkatkan kualitas hidup dan menyekolahkan anak-anak kami ke jenjang yang lebih tinggi.” tambahnya

Kebahagiaan warga Tabona tampak nyata di musim coklat kali ini. Peningkatan pendapatan memungkinkan para petani coklat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Kini suasana Desa Tabona yang semula biasa saja, penuh dengan harapan dan semangat baru.

Di halaman hingga jalanan setapak dipenuhi jemuran coklat warga, membuat kebahagiaan terpancar di wajah warganya, membuka harapan masa depan yang lebih cerah.

“Jika coklat seperti ini, Kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan jumlah pohon coklat kami,” ungkap lelaki muda itu

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk para petani di wilayah sekitar Pulau Taliabu untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan.(Ris/Red)

Komentar