KEPULAUAN SULA – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia, para pedagang bendera Merah Putih mulai ramai terlihat di sejumlah titik di Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Sula. Namun, semangat para pedagang tahun ini sedikit meredup karena keluhan sepinya pembeli.(6/08/2025)
Selain itu, munculnya tren pengibaran bendera bertema anime populer, ‘One Piece’, juga menjadi sorotan dan tantangan tersendiri.
Ujang (45), seorang pedagang yang sudah 13 tahun berjualan bendera di depan Taman Wansosa, Kota Sanana, merasakan penurunan penjualan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, minat pembeli tampaknya beralih ke hal lain.
“Beginilah sepinya, sekarang banyak yang sengaja menanyakan bendera ‘One Piece’ yang gambarnya tengkorak itu,” ujar Ujang saat diwawancarai oleh publiknesia.com pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Meskipun banyak permintaan, Ujang menegaskan bahwa ia menolak untuk menjual bendera dengan karakter populer tersebut.
Baginya, momentum kemerdekaan harus tetap dihormati dengan mengibarkan bendera Merah Putih, simbol perjuangan bangsa.
“Kita harus menghargai pejuang zaman dulu. Perjuangan mereka untuk mendapatkan Merah Putih itu sangat luar biasa, dan saya tetap memilih untuk menjual bendera Merah Putih,” ungkapnya
Harga bendera yang dijual Ujang bervariasi, tergantung ukuran dan bahan. Harganya mulai dari Rp30.000 hingga Rp200.000. Ujang berharap, seperti tahun-tahun sebelumnya, lonjakan pembeli baru akan terjadi menjelang tanggal 10 Agustus.(*)













Komentar