Publiknesia.com – Proyek pembangunan rumah dinas guru beserta perabotannya di SMP Negeri 4 Satu Atap, Kecamatan Taliabu Barat (Desa Pancoran), yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 dengan nilai kontrak Rp. 421.657.000, terpantau terbengkalai.
Berdasarkan pantauan media ini, pengerjaan proyek yang seharusnya rampung dalam 240 hari kalender ini terlihat belum ada progres signifikan meskipun kontrak sudah dimulai sejak 5 April 2023.
Proyek ini dilaksanakan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Mekar Jaya. Namun, hingga kini bangunan terlihat belum sepenuhnya selesai, dan material yang ada di lokasi dibiarkan begitu saja, menimbulkan kekhawatiran akan pemborosan dana dan penggunaan yang mubazir.
Warga sekitar pun mempertanyakan kelanjutan proyek tersebut. Salah seorang warga pancoran, Latif (45) menyatakan bahwa keberadaan rumah dinas guru sangat penting untuk menunjang proses belajar-mengajar di sekolah tersebut. Namun kenapa, hingga kini tidak ada kejelasan kapan bangunan tersebut akan rampung.
” Kasihan bangunan ini jadi mubajir dan tidak ada perhatian dari dinas pendidikan,” ujarnya
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Pendidikan Pulau Taliabu belum memberikan keterangan resmi terkait kendala dalam pelaksanaan proyek ini.(Redaksi)













Komentar