SANANA – Seorang oknum guru honorer di SMK Negeri 1 Kabupaten Kepulauan Sula, berinisial WI, diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang siswa. Peristiwa itu terekam dalam sebuah video berdurasi 29 detik yang kemudian viral di media sosial.
Video yang pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Arfa Liamanu tersebut memperlihatkan momen ketika guru bersangkutan menampar seorang siswa sebanyak empat kali, lalu memukulnya dengan rotan di hadapan siswa lain. Dalam rekaman juga terdengar suara seseorang yang menyebut guru itu “sangat jahat”.
Sementara itu, WI saat dikonfirmasi mengaku tindakannya dilatarbelakangi oleh sikap siswa yang dianggap tidak disiplin.
“Awalnya siswa itu bolos pada jam mata pelajaran saya. Minggu kedua dia tidak masuk lagi, dan minggu ketiga meskipun datang ke sekolah, dia justru keluar kelas saat pelajaran saya berlangsung,” jelasnya, Sabtu (30/8/2025).
Bahkan WI menilai tindakannya tidak perlu dibesar-besarkan karena menurutnya hanya dimaksudkan sebagai bentuk ajaran atau peringatan bagi siswa.
“Tamparan itu hanya sebatas ajaran. Tidak berlebihan. Saya tampar agar dia ingat atas perbuatannya. Intinya, siswa itu hanya masuk ke pelajaran saya tiga minggu sekali,” lanjutnya.
Selain itu, WI juga menyampaikan keberatannya atas beredarnya video tanpa seizinnya. Ia meminta agar video tersebut segera dihapus karena dinilai merugikan dirinya secara pribadi.
“Harapan saya, orang yang posting video itu harus tahu maksud dan latar belakang kejadian sebelum menyebarkannya. Jangan cuma sekadar posting. Saya merasa sangat dirugikan,” tutupnya.(*)











Komentar