TALIABU, Publiknesia.com – Sebanyak 245 Tim Gabungan Tanggap Darurat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas dua hektar di kawasan Air Lise, Desa Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Minggu (11/10/2026).
Ketua Posko Karhutla Lede, Darlin Hamsale menyampaikan, Tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Posko Pendukung Kecamatan Lede, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, unsur TNI/Polri, petugas Puskesmas, hingga pemerintah desa dan warga dari Desa Lede, Desa Balohang, serta Desa Langganu.
Sebagai langkah pencegahan awal, tim melokalisasi area dengan melakukan pembersihan lahan di tiga titik strategis sepanjang kurang lebih 1.000 meter.
“Sekat ini dibuat untuk memutus jalur kobaran api agar tidak merambat ke kawasan hutan lainnya,” ujar Muhtar yang juga merupakan Kadis Pariwisata
Ia mengungkapkan, upaya tersebut membuahkan hasil ketika titik api di sekitar tepi Sungai Air Lise bagian selatan berhasil dipadamkan
Kendati demikian, petugas masih mengidentifikasi keberadaan titik api aktif di beberapa lokasi yang berjarak sekitar 2,5 kilometer ke arah timur dari Jembatan Air Lise.
Dirinya mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, guna mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api dari sisa bara, sebanyak 15 relawan disiagakan untuk melakukan pemantauan intensif selama 24 jam penuh di lokasi kejadian dan posko utama.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang.
“Warga yang melihat kemunculan titik api baru diimbau untuk segera melapor ke pos tanggap darurat terdekat agar dapat ditangani secara cepat,” pintanya.(*)







Komentar