Publiknesia. com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pulau Taliabu mendapat kritik tajam perihal cara mereka membagikan bendera Merah Putih yang terkesan justru tidak menghargai makna Sang Pusaka Merah Putih.
Tawallani Djafarudin, menyebut pembagian bendera tersebut tidak menghormati simbol negara, bahkan terkesan asal-asalan.
“Bendera Merah Putih itu adalah identitas bangsa Indonesia dan diperjuangkan dengan darah dan keringat. Bagaimana ceritanya Kesbangpol membagi-bagikan bendera seperti gaya penjual pakaian bekas? Ini sangat miris bagi kita sebagai bangsa,” ujar Tawalani dengan nada tegas.
Menurutnya, uang negara harus dikelola dengan baik dan bermanfaat.
“Lebih baik jika pembagian bendera Merah Putih oleh Pemda Pulau Taliabu dilakukan dengan bendera yang sudah diikat pada kayu bulat yang telah dicat, sehingga indah dan tahan lama.” paparnya
Tawalani mengungkapkan bahwa ini bukan pertama kalinya Kesbangpol melakukan pembagian bendera dengan cara yang tidak pantas.
“Tahun lalu, bendera Merah Putih, sehingga penghormatan terhadap simbol negara dapat lebih ditingkatkan.
Sampai berita ini terbit pihak terkait belum dapat di konfirmasi.(Redaksi)







Komentar