TALIABU – Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun, menyambut baik masuknya kapal perintis KM Sabuk Nusantara (Sanus) 57 di Pelabuhan Jorjoga. Pulau Taliabu, Maluku Utara.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan besar dalam memperkuat konektivitas wilayah dan membuka isolasi ekonomi di Pulau Taliabu.
Budiman menegaskan bahwa penetapan rute ini merupakan hasil dari perjuangan panjang dan koordinasi intensif, bukan sebuah proses yang terjadi secara kebetulan.
Hal ini kini telah diperkuat secara konstitusional melalui Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 618 Tahun 2025 tentang Penetapan Jaringan Trayek Penyelenggaraan Pelayaran Perintis Tahun Anggaran 2026.
“Kehadiran Sanus 57 di Jorjoga bukan sekadar wacana, melainkan kebijakan resmi negara. Ini adalah hasil dari serangkaian pembahasan dan pengukuran kelayakan yang matang. Kami sebagai wakil rakyat sangat mengapresiasi langkah maju ini,” ujar Budiman. Rabu, (24/12/2025)
Meski saat ini rute yang ditetapkan baru mencapai Kendari, Budiman menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal agar trayek tersebut dapat diperluas.
Target ke depan adalah menghubungkan Taliabu dengan kota-kota strategis seperti Raha, Baubau, hingga Makassar.
“Saat ini rutenya memang baru sampai Kendari, namun ini adalah fondasi penting. Ke depan, DPRD akan terus mendorong perluasan akses hingga ke Baubau dan Makassar untuk membuka jalur perdagangan yang lebih luas bagi masyarakat Taliabu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Budiman menjelaskan bahwa keberadaan kapal perintis memiliki fungsi strategis yang jauh lebih luas daripada sekadar transportasi penumpang.
Kapal ini diharapkan mampu menekan biaya logistik dan menjadi sarana distribusi hasil produksi lokal masyarakat.
“Bagi daerah kepulauan seperti kita, kapal perintis adalah urat nadi. Kehadirannya akan membantu menekan harga barang, mempermudah mobilitas jasa, dan meningkatkan daya saing ekonomi lokal di tingkat regional,” jelasnya.
Pesan untuk Pemerintah Daerah
Sebagai catatan penutup, Budiman mengimbau Pemerintah Daerah Pulau Taliabu, khususnya Dinas Perhubungan, untuk tidak cepat berpuas diri.
Ia menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung di pelabuhan dan konsistensi jadwal pelayaran.
“Terobosan ini tidak boleh berhenti pada capaian administratif saja. Pemda harus memastikan fasilitas pelabuhan siap dan koordinasi lintas sektor berjalan baik, agar manfaat kehadiran Sanus 57 benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput,” tegasnya.
Menurut Budiman, kehadiran negara dalam menjamin aksesitas laut adalah wujud nyata dari keadilan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
“Kami DPRD berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pembangunan infrastruktur dan konektivitas demi kesejahteraan masyarakat Pulau Taliabu,” tukasnya
Budiman Apresiasi Masuknya Sabuk Nusantara 57 ke Pelabuhan Jorjoga













Komentar