Publiknesia. com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Kuraisia Marsaoly, melakukan sosialisasi program inovatif “Warung Sehati” di PT. Adidaya Tangguh (ADT) dan PT Bentani Megah Indah (BMI).
Dalam kegiatan sosialisasi ini turut hadir Perwakilan Forkmpida, Assisten I, M. Syukur Boeroe, Staf Ahli, Hayat Fataruba.
Kuraisia menjelaskan bahwa Warung Sehati adalah sebuah program yang bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting. Sehinga, penting untuk disosialisasikan secara menyeluruh, termasuk di area pertambangan.
“Warung Sehati akan menjadi pusat kegiatan di desa-desa, di mana komunitas-komunitas terkait dapat berkumpul untuk merancang, mencari solusi, dan menerapkan strategi untuk menurunkan angka stunting,” paparnya di ruang HRD.
Kuraisia mengungkapkan bahwa Warung Sehati menargetkan zero stunting, termasuk di kawasan lingkar tambang. Oleh karena itu, ia meminta pihak pertambangan untuk mendukung program ini.
“Agar Warung Sehati dapat berjalan maksimal, diperlukan komitmen bersama pihak terkait, termasuk pihak pertambangan, untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam merubah pola hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Semua ini, lanjut Kadinkes, membutuhkan komitmen semua pihak, namun yang paling penting adalah komitmen masyarakat untuk merubah pola pikir dan pola asuh mereka terhadap anak-anak
Kuraisia, yang juga Koordinator Presidium MD Forhati Taliabu, berharap dengan kerjasama yang solid dan komitmen semua pihak, angka stunting di Pertambangan PT. Adidaya Tangguh bisa ditekan hingga mencapai zero stunting.
“Program Warung Sehati bukan hanya sebuah langkah strategis, tetapi juga simbol harapan dan optimisme dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat di masa depan,” pungkasnya.(Redaksi)













Komentar