JAKARTA – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi akan segera mengalami pergantian, Panitia seleksi calon pimpinan KPK mulai membuka pendaftaran yang berlangsung pada 26 Juni sampai 15 Juli 2024, pengumuman tersebut juga telah diterbitkan di laman resmi KPK. Proses penjaringan calon pimpinan KPK mendapat sorotan dari Demokrasiana Institute, Koordinator Presidium Demokrasiana Institute Zaenal Abidin Riam sejak dini mengingatkan agar para pimpinan KPK terpilih nantinya wajib memiliki integritas yang kuat.
“Kita sudah cukup disuguhkan dengan hiruk pikuk di KPK belakangan ini yang berujung pada rendahnya kepercayaan publik terhadap KPK, jika ditelisik semua itu terjadi karena rendahnya integritas pimpinan KPK, bahkan Firli di eranya justru mempertontonkan hancurnya integritas seorang pimpinan KPK. Oleh sebab itu semua pimpinan KPK ke depan wajib tidak boleh bermasalah secara integritas,” ungkap Zaenal Abidin Riam yang juga merupakan Pengamat Kebijakan Publik, Rabu (10/7).
Lebih lanjut Demokrasiana Institute juga mengingatkan kepada seluruh Pansel KPK agar sangat berhati-hati dalam menjaring figur yang akan maju sebagai pimpinan KPK, pansel dianggap tim yang paling bertanggungjawab memastikan KPK tidak kecolongan dipimpin oleh sosok yang integritasnya diragukan.
“Semua pihak menginginkan KPK periode mendatang tidak lagi diisi oleh orang yang sejak awal integritasnya diperdebatkan, pansel mesti menyadari ini, pansel berada dalam pantauan seluruh rakyat Indonesia, sehingga jangan sampai membuka celah bagi terpilihnya figur yang integritasnya diragukan, hal itu berpotensi semakin memperburuk kinerja KPK di masa depan,” ungkap Zaenal Abidin Riam.
Secara lugas Demokrasiana Institute menegaskan bahwa seleksi pimpinan KPK merupakan pertaruhan bagi nasib KPK di periode selanjutnya, bila terjadi manipulasi dalam proses seleksi untuk meloloskan figur yang bermasalah secara integritas maka bisa dipastikan KPK akan semakin terpuruk.
“Jangan sampai ada praktik titipan, figur tertentu dipaksakan lolos untuk mengamankan kepentingan tertentu padahal minim integritas, komitmennya terhadap pemberantasan korupsi lemah, kalau ini terjadi maka jangan berharap banyak terhadap KPK di masa mendatang, ini harus dipastikan tidak terjadi,” pungkas Zaenal Abidin Riam.












Komentar