TALIABU, Publiknesia.com — Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meluas dari kawasan perkebunan warga hingga memasuki wilayah hutan dan perbukitan.
Langkah penanganan dilakukan dengan memusatkan pengerahan personel, bantuan logistik, serta fasilitas pelayanan bagi masyarakat terdampak dan tim pemadam yang berada di lokasi.
Sekretaris Daerah Pulau Taliabu, Dr. Yosar Kardiat, mengatakan pemerintah daerah akan menyiapkan posko darurat, termasuk dapur umum dan layanan kesehatan di sekitar lokasi terdampak.
“Melihat kondisi karhutla yang semakin meluas, pemerintah daerah sepakat mulai besok (7/10) memfokuskan bantuan dan pengerahan sumber daya pemadaman ke kawasan tersebut,” ujar Yosar.
Menurutnya, kondisi musim kemarau membuat vegetasi menjadi kering sehingga api berpotensi lebih cepat menjalar dan sulit dikendalikan.
Pemda juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama membuka lahan pertanian dengan cara membakar maupun membakar sampah secara sembarangan.
“Kondisi kemarau membuat api sangat mudah menjalar. Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membakar sampah sembarangan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran sebelum meluas,” tegasnya.
Pemkab Taliabu memastikan penanganan karhutla akan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif mencegah munculnya titik api baru.(*)







Komentar