TALIABU – Bupati Pulau Taliabu langsung bertindak cepat setelah jembatan darurat Air Fatu (Wayo Fatu) di Nudung, Taliabu Utara, putus akibat hujan lebat.
Sekertaris Daerah, Hayatuddin Fataruba, diperintahkan untuk mengkoordinasikan BPBD dan OPD terkait guna membangun jembatan darurat dari kayu, yang hanya bisa dilalui orang dan kendaraan roda 2.
Sekda kemudian berkonsultasi dengan Bupati untuk meminta bantuan PT. BMI dan PT. SWM, perusahaan penambangan bijih besi di Todoli dan Minton, untuk mempercepat pembangunan jembatan darurat menjelang Idul Fitri.(19/03/2026)
Pihak Perusahaan bergerak cepat dan berhasil membangun jembatan darurat dalam waktu 4 hari menggunakan material Aramco.
“Alhamdulillah, jembatan darurat telah selesai dan telah diuji coba sore ini,” kata Sekda.
Manajer PT. BMI, Josep Hadimulyono, memimpin pengerjaan yang melibatkan karyawan dan masyarak.
“Ini sudah merupakan salah satu kewajiban bagi BMI dan kami berbahagia bisa berpartisipasi dan berkolaborasi dengan pemda untuk membantu warga sesuai kemampuan kami.” ucap Josep Menejer PT. BMI
Salah satu warga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pulau Taliabu dan pihak perusahaan, PT. BMI dan PT. SWM, yang telah merespon sangat cepat, sehingga mereka sudah bisa menggunakan jembatan yang sempat putus.
“Terima kasih Ibu Bupati Pulau Taliabu dan pihak perusahaan PT. BMI dan PT. SWM yang telah membantu melakukan perbaikan jembatan yang ambruk akibat hujan deras,” ucap salah satu warga yang enggan namanya dipublikasikan.(*)













Komentar